Tagar ‘TesOtakKiriatauKanan’ Hiasi Trending di Twitter, Ini Perbedaan Otak Kanan dan Kiri

Tagar atau tanda pagar (hastag) #TesOtakKiriatauKanan sempat menjadi trending di Twitter pagi ini, Jumat (7/6/2019). Tagar tersebut memperlihatkan para pengguna Twitter yang membagikan hasil tes dari sebuah situs. Otak besar memiliki dua belahan, yaitu kiri dan kanan.

Kedua belahan tersebut mempunyai struktur yang sangat komplek dan fungsi yang berbeda. Tapi, apa yang menjadi perbedaan dari kedua otak tersebut? Teori mengenai perbedaan fungsi otak kanan dan kiri ini telah populer sejak tahun 1960an, dari hasil penelitian Roger Sperry, seorang neuropsikolong yang menemukan bahwa otak manusia terdiri dari dua bagian.

Sperry yang melakukan penelitian ini melakukan pengamatan baik secara independen atau saling berpadu. Dikutip dari Kompas.com, kedua belahan otak tersebut saling memberi informasi. Misalnya observasi sensori melakui bagian corpus callosum yang menghubungkan keduanya.

Belahan otak kanan mengendalikan otot otot di tubuh bagian kiri, sementara belahan kiri mengontrol otot di bagian kanan tubuh. Jadi, jika kamu mengediptkan mata sebelah kanan, maka itu adalah hasil dari otak sebelah kiri. Otak kiri sering dideskripsikan memiliki kemampuan yang dominan dalam hal hitungan dan logika, sedangkan otak kanan identik dengan kreativitas hingga intuisi.

Otak kanan lebih unggul dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ), misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi, serta pengendalian emosi. Selain itu, kegiatan kreatif juga menjadi salah satu fungsi dari otak kanan. Kemampuan spasial seseorang seperti pengenalan wajah dan pengolahan musik merupakan tanggung jawab dari otak bagian kanan.

Saat seseorang berbicara, maka otak kananmu akan membantu untuk mengartikan konteks dan nada lawan bicara. Sementara itu, otak kiri lebih unggul dengan hal yang berhubungan dengan logika dan rasio manusia, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat dari matematika. Jadi benar jika ada pernyataan yang mengatakan bahwa orang yang pandai matematika adalah mereka yang dominan otak kiri.

Mereka yang sangat dominan dengan otak kiri lebih pandai melakukan analisa dan proses logis, namun kurang dalam hal hubungan sosial. Kecenderungan penggunaan bagian otak sebenarnya sangatlah kompleks dari sekadar kanan atau kiri. Misalnya saja, sebagian orang melempar bola dengan tangan kanannya, tapi ia menulis dengan rapi menggunakan tangan kiri.

Secara alami, otak akan selalu menjaga keseimbangan dan menugaskan kontrol beberapa fungsi pada kedua belahannya. Pembagian fungsi ini juga dimaksudkan agar otak bekerja lebih efisien. "Ketidakseimbangan otak ini sangat penting untuk fungsi otak yang baik. Ini membuat kedua bagian menjadi punya spesialisasi, meningkatkan kapasitas fungsi proses, dan menghindari konflik akibat kedua belahan mencoba bekerja," kata profesor Stephen Wilson dari Universitas College London.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *