Menkes Sebut Alat Kesehatan di Indonesia 50 Persen Sudah Buatan Lokal

— Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyebutkan saat ini lima puluh persen alat kesehatan di Indonesia sudah diproduksi oleh perusahaan dalam negeri. Beberapa contohnya adalah alat suntik yang dulunya harus impor dari Jepang saat ini sudah diproduksi di kawasan Sidoarjo, Jawa Timur. Kemudian alat kesehatan lainnya seperti stent jantung, baju operasi, masker, hingga engsel yang biasa di tubuh juga sudah buatan lokal.

“Banyak produksi lokal untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit, 50 persen alat kesehatan produksi lokal, alat suntik, stand jantung, baju oeprasi, skrub engsel buat yang patah tulang,” ungkap Nila saat mengunjungi Rapid Test Kimia Farma di Bali, Selasa (24/4/2019). Nila Moeloek juga menyebutkan ada beberapa alat kesehatan seperti tempat tidur pasien maupun tempat tidur operasi buatan lokal yang diekspor ke negara di Afrika ataupun Eropa. “Saya hapal tempat tidur itu sudah lama banyak bersaing terakhir diekspor di Afrika, Australia, Jepang, New Zealand, negara dari maju membeli dari kita mungkin karena lebih efisien,” tutur Nila.

Untuk menghindari impor, Kementerian Kesehatan terus mendukung produsen alat kesehatan untuk membuat produk produk baru seperti yang dilakukan oleh Kimia Farma. Baru baru ini Kimia Farma baru saja memproduksi lima jenis alat rapid test atau alat pemeriksaan dini untuk kehamilan, hepatitis, sifilis, malaria, dan demam berdarah. “Kalau dari saya kira ini memang satu hal kemajuan yang kita punyai. Memang ini yang kita inginkan, jadi gak semua kita harus import,” papar Nila.

Alat rapid test khususnya ini diharapakan dapat mempercepat pendeteksian penyakit sehingga bisa cepat mendapatkan penanganan medis yang tepat. “Tapi dengan cepat kita diagnosa, begitu demam kita diagnosa positif, tentu dokternya sesuai dengan demam berdarah. Kalau negatif, baru kita boleh mikir, karena ini efisiensi dari cost dari pengobatan. Apakah kita perlu rawat atau tidak,” pungkas Nila.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *