Gaya Hidup yang Dapat Mengatasi Darah Tinggi

Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit ini tidak bisa disembuhkan.Namun, ada cara mengobati darah tinggi untuk menghindari dampak buruknya pada tubuh. Apabila hipertensi dibiarkan, maka konsekuensinya bisa fatal. Mulai dari serangan jantung, gagal jantung, stroke, masalah retina mata, hingga gagal ginjal. Itu sebabnya memeriksa tekanan darah secara berkala sangat penting.

Bagaimana cara mengobati darah tinggi? Darah tinggi bisa saja benar benar hilang dari tubuh seseorang apabila hipertensi terjadi karena bawaan penyakit lain seperti ginjal atau kelenjar anak ginjal. Meski demikian, hipertensi pada 90 persen penderitanya tidak bisa disembuhkan.

Cara mengobati darah tinggi paling efektif adalah dengan mengubah gaya hidup secara drastis. Tinggalkan semua gaya hidup yang memicu tekanan darah tinggi. Berikut ini beberapa cara mengobati darah tinggi: Dalam sehari, pria dewasa sebaiknya mengonsumsi kurang dari 2 gram sodium atau setara satu sendok teh garam.

Selain itu, penting untuk memeriksa kandungan nutrisi makanan yang dikonsumsi. Cara berikutnya yang tak kalah penting adalah mengonsumsi makanan kaya nutrisi seperti buah dan sayuran. Selain itu, konsumsi ikan, kacang kacangan, dan produk olahan susu yang rendah lemak.

Orang dewasa sebaiknya melakukan 150 menit aktivitas fisik berintensitas medium dalam sepekan. Selain itu, hindari duduk terlalu lama. Berhenti merokok bisa mengurangi risiko serangan jantung secara drastis. Selain itu, penting juga untuk menghindari konsumsi alkohol. Pandai mengelola stres salah satunya dengan berolahraga seperti yoga atau meditasi.

Beberapa cara di atas bisa membantu penderita hipertensi untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Dengan gaya hidup yang baik, tekanan darah juga akan terjaga dengan baik pula. Sebagian besar penderita hipertensi tidak akan merasakan gejala yang signifikan. Itulah mengapa memeriksa tekanan darah secara berkala merupakan hal yang penting.

Risiko tekanan darah tinggi juga meningkat seiring dengan pertambahan usia. Ada banyak riset yang menemukan fakta bahwa pembuluh darah kehilangan elastisitasnya ketika seseorang menua. Belum lagi risiko penyumbatan pembuluh darah yang rentan memicu serangan jantung dan stroke. Pola makan seseorang juga sangat berpengaruh. Tubuh yang menua tidak lagi bisa memproses garam secara maksimal. Itu sebabnya, ketika seseorang mengalami tekanan darah tinggi, tidak ada celah untuk menyembuhkannya.

Hal yang bisa dilakukan adalah menjaga tekanan darah tetap stabil dengan melakukan cara mengobati darah tinggi yang telah disebutkan di atas. Baik pria maupun wanita sama sama berpeluang mengalami hipertensi. Namun, pria berisiko lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan dengan perempuan hingga sebelum usia 50 tahun. Beberapa pemicunya terkait dengan gaya hidup.

Stres pekerjaan, obesitas, jarang berolahraga, konsumsi alkohol berlebihan, hingga kelebihan asupan garam turut berperan dalam meningkatkan tekanan darah seseorang.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *